Model Pembelajaran

Dr. Milya Sari, S.Pd., M.Si

Ini adalah artikel yang saya muat di blog ini setelah istirahat yang lumayan lama karena menyelesaikan disertasi. disertasi saya berjudul “Pengembangan Model Blended Learning dengan facebook (MBL-fb) pada perkuliahan biologi umum di LPTK-PTKI. 

bagian-bagian dari disertasi tersebut saya bagi disini, sedangkan produk dari disertasi berupa buku model sudah diterbitkan dengan judul “Mengenal lebih dekat model blended learning dengan facebook. Model pembelajaran untuk generasi digital“.  walaupun selesainya disertasi sudah lama, namun baru dapat menerbitkan bukunya bulan Juli tahun 2019 ini.

jika ada yang mau memiliki buku tersebut silahkan kontak email saya : milyasari.iain@gmail.com atau dikomentar tulisan ini.

semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca. selamat membaca.

Model Pembelajaran

Model adalah bentuk atau contoh yang tersusun secara sistematis. Pembelajaran adalah pengaturan lingkungan yang terdapat proses interaksi untuk memperoleh sesuatu. Model pembelajaran adalah pendekatan spesifik dalam mengajar (Eggen dan Kauchak, 2012:7) dan mengandung unsur-unsur instruksional seperti film, buku, program, kurikulum (Joyce & Weil,1992:4). Model pembelajaran juga mengajarkan bagaimana cara belajar (Trianto, 2009:74). Model pembelajaran merupakan desain spesifik yang dirancang sedemikian rupa untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran.

Model pembelajaran mempunyai beberapa ciri khas. Ciri khas model pembelajaran terdiri atas: (1) tujuan; dirancang untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan memperoleh pemahaman mendalam tentang bentuk spesifik materi, (2) Fase; mencakup serangkaian langkah-langkah yang bertujuan membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran yang spesifik, (3) Fondasi; didukung teori dan penelitian tentang pembelajaran dan motivasi ( Eggen dan  Kauchak, 2012:7; Trianto, 2009:74; Rusman, 2011:136), (4) adanya kegiatan pengembangan,  (5) tingkah laku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan dengan berhasil; (6) lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran tersebut dapat tercapai (Trianto, 2009:74), (7) dapat dijadikan pedoman untuk perbaikan kegiatan belajar mengajar di kelas, (8) memiliki dampak sebagai akibat terapan model pembelajaran dan (9) membuat persiapan mengajar (desain instruksional) dengan pedoman model yang dipilih (Rusman, 2011:136).

Model pembelajaran memiliki unsur-unsur atau komponen-komponen yang menjadi ciri khasnya. Ciri khas model pembelajaran yang sering digunakan dalam pengembangan model pembelajaran berdasarkan unsur/ komponen yang dikemukakan Joyce dan Weil (1992:14). Ada lima unsur penting yang menjadi syarat dalam model pembelajaran yang dikemukakan Joyce dan Weil, yaitu: sintak, sistem sosial, prinsip-prinsip reaksi, sistem pendukung dan efek instruksional dan pengiring.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s