Biologi Sebagai Ilmu

By Milya Sari, S.Pd., M.Si

  1. Pengantar

Materi biologi sebagai ilmu pengetahuan membahas tentang cakupan kajian biologi. Topik ini akan membahas tingkat organisasi di alam, dari atom hingga biosfer. Pembelajaran tentang struktur, fungsi atom, dan molekul akan memandu kita untuk memahami struktur sel hidup. Pembelajaran tentang proses yang membuat satu sel tetap hidup dapat membantu kita memahami bagaimana organisme multisel bertahan, karena semua sel hidup menggunakan proses yang sama. Dengan mengetahui apa yang organisme gunakan untuk bertahan hidup, dapat membantu kita melihat mengapa dan bagaimana mereka berinteraksi dengan organisme lain dan lingkungannya. Bagaimana cara ilmuwan biologi bekerja? Dengan cara apa bisa mengetahui atau melahirkan berbagai cabang kajian biologi?, Salah satunya dengan menggunakan metoda ilmiah.

Allah memerintahkan manusia untuk menyelidiki dan merenungi keberadaan binatang, tumbuhan, dan juga penciptaan manusia. Dengan begitu, manusia akan menyadari keindahan ciptaan-ciptaan Allah di sekitarnya dan pada akhirnya mengenali Allah sebagai Zat yang menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya.

Sementara itu, “sains” memberikan jalan untuk dapat mengkaji alam semesta dan seluruh isinya agar menemukan keindahan dan memahami ciptaan-ciptaan-Nya. Karenanya, agam mendorong sains, menjadikannya sarana untuk mempelajari seluk beluk ciptaan-ciptaan Allah.

Agama tidak hanya mendorong dilakukannya riset-riset tentang sains, tetapi juga mengarahkannya dengan didukung oleh fakta-fakta yang terdapat dalam Al Qur’an agar hasilnya menyakinkan. Sebab, agama merupakan sumber satu-satunya yang bisa menyediakan jawaban yang jelas dan akurat tentang bagaimana kehidupan dan alam semesta berawal. Dengan memahami biologi (sainas) lebih jauh, kita juga akan mampu memahami betapa berharganya ciptaan Allah serta mampu bertindak bijak untuk dapat menjaga dan melestarikan alam tempat hidup kita.

  1. Biologi Sebagai Ilmu Pengetahuan

Biologi (ilmu hayat) adalah ilmu mengenai kehidupan. Kehidupan sejak beberapa juta tahun yang lalu hingga sekarang dengan segala perwujudan dan kompleksitasnya, dimulai dari sub partikel atom hingga interaksi antar mahkluk hidup dengan lingkungannya. Istilah ini diambil dari bahasa Belanda “biologie”, yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, βίος, bios (“hidup”) dan λόγος,logos (“lambang”, “ilmu”). Dahulu —sampai tahun 1970-an—digunakan istilah ilmu hayat (diambil dari bahasa Arab, artinya “ilmu kehidupan”).

Bersama dengan ilmu fisika dan ilmu kimia, biologi merupakan IPA (natural sciences). Sebagai ilmu pengetahuan, biologi bersifat dinamis yang selalu berkembang sesuai dengan kemajuan ipteks. Biologi berkembang melalui berbagi eksperimen (exploring) dan dari hasil penelitian tersebut diperoleh temuan (discovering) baru. Ilmu pengetahuan diperoleh melalui metoda ilmiah dan terus-menerus mengalami perkembangan.

 3.  Kesatuan yang mendasari kehidupan

Semua organisme terdiri atas satu atau lebih sel, yang tetap hidup dengan asupan energi dan materi/nutrisi. Asupan energi yang berkelanjutan dan siklus materi memelihara organisasi kehidupan yang komplek.

a. Energi dan organisasi kehidupan

Makanan yang dimakan akan menyuplai tubuh dengan energi dan mutrisi yang menjaga tubuh tetap terkontrol dan berfungsi. Energi adalah kemampuan untuk bekerja. Nutrisi adalah jenis atom atau molekul yang memiliki peran penting untuk bertumbuh dan bertahan hidup, yang tidak dapat dibuat sendiri oleh oleh organisme. Semua organisme menghabiskan banyak waktu untuk memperoleh energi dan nutrisi, walaupun tiap organisme memperolehnya dari sumber yang berbeda. Perbedaan ini menyebabkan kita mengelompokkan organisme menjadi produsen dan konsumen.

b. Organisme merasakan dan merespon terhadap perubahan

Organisme merasakan dan merespon terhadap perubahan dalam dan luar tubuhnya. Dengan merasakan dan menyesuaikan terhadap perubahan, organisme menjaga kondisi lingkungan internal dalam rentang yang mendukung untuk bertahan hidup. Proses ini disebut homeostasis, penting untuk kehidupan. Semua organisme melakukan homeostasis.

c. Organisme tumbuh dan berkembang biak

DNA, sejenis asam nukleat, merupakan tanda identitas molekul hidup. Batu tidak memiliki DNA. Mengapa DNA begitu penting? DNA merupakan dasar pertumbuhan, pertahanan hidup, dan reproduksi organisme. Selain itu DNA merupakan sumber karakter yang berbeda untuk tiap individu, atau sifat turunan. Di alam, setiap organisme mewarisi DNA-dasar sifat yang diturunkan-dari induknya. Reproduksi merupakan mekanisme yang digunakan ketika induk mentranfer DNA ke keturunannya.

  1. Tingkatan organisasi kehidupan

Kita mempelajari kehidupan pada tingkat organisasi yang berbeda, yang berkembang dari atom dan molekul hingga biosfer. Kualitas kehidupan dimulai dari tingkat sel. Berdasarkan tingkat organisasi kehidupan yang dipelajari dalam biologi, berkembanglah cabang-cabang kajian biologi. Jumlah cabang kajian biologi makin banyak seiring dengan munculnya penemuan penemuan baru. Cabang-cabang biologi tersebut diperlukan dalam menyelesaikan kasus dan masalah dalam kehidupan manusia.

  1. Diversitas hidup

Semua mahkluk hidup memiliki kesamaan dan perbedaan. Dari perkiraan 100 milyar jenis organisme yang pernah hidup di bumi, sebanyak 100 juta yang baru diketahui. Para ahli mengelompokkan organisme yang beranekaragam tersebut dalam tiga domain utama, yaitu: Bakteri, Archaea, dan Eukariota. Seperti terlihat pada Gambar 1.1. Pembahasan mengenai diversitas ini akan di bahas pada materi keanekaragaman hayati.

 

Gambar 1.1. Tiga domain utama pengelompokan organisme

Sumber : Campbell et al (2005)

  1. Bagaimana saintis bekerja

Para ahli biologi membuat pengamatan sistematis, prediksi, dan uji-uji di laboratorium dan di lapangan. Mereka melaporkan hasilnya, sehingga orang lain dapat mengulang penelitiannya dan memeriksa kebenarannya. Metoda ilmiah merupakan cara (metode) yang digunakan untuk mempelajari suatu ilmu. Metoda ilmiah terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan metoda ilmiah adalah menemukan masalah, mengajukan hipotesis, melakukan percobaan, menarik kesimpulan, dan menulis laporan penelitian.

Kerja ilmiah juga melatih kemampuan berpikir kritis. Berpikir kritis berarti menilai kualitas informasi sebelum menerimanya. Jika berpikir kritis, kita akan mencari asumsi, pernyataan yang mendukung, dan memikirkan kemungkinan alternatif  lain, bertanya dengan sopan kepada orang yang dianggap lebih memiliki pengetahuan. Memutuskan apakah ide yang mendasari adalah suatu pendapat atau bukti. Kebiasaan-kebiasaan ini akan membantu untuk memutuskan apakah akan menerima menolak informasi. Berikut ini adalah contoh kerja ilmiah.

 

Contoh pencapaian sains melalui metoda ilmiah
1 Pengamatan Orang menderita kanker
2 Pertanyaan Apa yang menyebabkan  orang menderita kanker?
3 Hipotesis Merokok dapat menyebabkan kanker
4 Prediksi Jika merokok menyebabkan kanker, maka individu yang merokok akan menderita kanker lebih sering daripada yang  tidak
5 Pengumpulan informasi Mengadakan survey antara individu yang merokok dan yang tidak merokok. Menentukan kelompok mana yang memilki insiden kanker tertinggi
6 Percoban laboratorium Melakukan percobaan dengan menggunakan tikus laboratorium (sistem model). Paparkan satu kelompok dengan rokok. Bandingkan insiden kanker dari tiap kelompok
7 Penilaian hasil Kumpulkan hasil uji coba dan buat kesimpulan
8 Laporan Laporkan hasil uji coba dan kesimpulannya kepada komunitas sains untuk ditinjau dan dipublikasikan.
  1. Manfaat biologi bagi kehidupan

Penelitian dan penemuan dalam bidang biologi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Perkembangan biologi ikut serta menyumbangkan berbagai usaha mensejahterakan manusia, antara lain bidang pertanian, peternakan, kedokteran dan insdustri.

  1. Integrasi biologi dengan Islam

Kehidupan tidak muncul secara kebetulan dengan sendirinya, tetapi ada yang Menciptakan. Setiap mahkluk hidup yang Diciptakan sudah dalam bentuk yang sempurna untuk menghadapi lingkungan hidup yang berbeda-beda pula. Banyak surat yang dinamai dengan nama hewan dan banyak ayat yang menjelaskan tentang tumbuhan dan hewan. Ini memberikan gambaran, Islam juga membahas tentang mahkluk hidup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s