Pentingnya penguasaan Ilmu Pengetahuan (sains) dan Teknologi bagi lulusan PTAI

 

Sesungguhnya ilmu  pengetahuan  mesti  didahulukan  atas  amal perbuatan,  karena  ilmu  pengetahuanlah yang mampu membedakan antara yang haq dan yang bathil dalam keyakinan umat  manusia; antara  yang  benar  dan yang salah di dalam perkataan mereka; antara perbuatan-perbuatan yang  disunatkan dan  yang bid’ah dalam  ibadah; antara yang benar dan yang tidak benar di dalam melakukan muamalah; antara tindakan yang  halal  dan  tindakan yang  haram; antara yang terpuji dan yang hina di dalam akhlak manusia; antara ukuran yang diterima dan ukuran yang  ditolak;  antara  perbuatan  dan  perkataan  yang bisa diterima dan yang tidak dapat diterima. Dengan ilmu pengetahuan kita dapat mengetahui apa yang mesti didahulukan dan apa yang harus diakhirkan.  Tanpa ilmu pengetahuan kita akan kehilangan arah, dan melakukan tindakan yang tidak karuan.

Oleh karena itu, Imam  Hasan  al-Bashri  memperingatkan “Orang yang beramal tetapi tidak disertai dengan ilmu pengetahuan tentang itu, bagaikan orang yang melangkahkan kaki tetapi tidak meniti jalan yang benar. Orang yang melakukan sesuatu tetapi tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu itu, maka dia akan membuat kerusakan yang lebih banyak daripada perbaikan yang dilakukan. Carilah ilmu selama ia tidak mengganggu ibadah yang engkau lakukan. Dan beribadahlah selama ibadah itu tidak mengganggu pencarian ilmu pengetahuan.

Seseorang  ulama tidak boleh memberikan fatwa kepada manusia kecuali dia seorang yang  betul-betul ahli  dalam  bidangnya, dan memahami ajaran agamanya. Jika tidak, maka  dia  akan mengharamkan yang halal dan menghalalkan hal-hal yang haram. Setiap juru da’wah (da’i) harus  melandasi da’wahnya dengan hujjah yang nyata. Artinya, da’wah yang dilakukan olehnya mesti jelas, berdasarkan    kepada hujjah-hujjah yang jelas pula. Dia  harus  mengetahui akan dibawa ke mana orang yang dida’wahi olehnya?  Siapa  yang  dia ajak? Dan bagaimana cara dia berda’wah? Pengajaran itu dilakukan secara bertahap, dengan memperhatikan kondisi dan kemampuan orang yang   diajarnya,   sehingga   dapat ditingkatkan sedikit demi sedikit.

Persoalan yang perlu diperhatikan oleh  orang  yang  bergerak dalam bidang da’wah dan pendidikan ialah bahwa juru da’wah dan pendidik itu mesti mengambil jalan yang paling mudah dan bukan jalan yang susah; memberikan kabar gembira dan  tidak menakut-nakuti mereka; sebagaimana disebutkan dalam  sebuah hadits   yang  disepakati  ke-shahih-annya  oleh  Bukhari  dan Muslim, “Permudahlah dan jangan mempersulit, berilah kabar gembira dan jangan membuat mereka lari.”.

Al-Hafizh ketika memberikan  penjelasan  terhadap  hadits  ini mengatakan, Di  antara  keharusan  yang  berlaku di dalam ilmu pengetahuan ialah upaya untuk mencari  ilmu-ilmu  agama  sejauh  kemampuan yang  dimiliki  oleh  seseorang, sesuai dengan kadar kemampuan otaknya untuk menerima ilmu pengetahuan tersebut. Dia  tidak boleh mengucapkan  sesuatu  yang  tidak  cocok  dengan  akal pikirannya, sehingga hal itu  malah  berbalik  menjadi  fitnah bagi dirinya dan juga kepada orang lain. Sehubungan dengan hal ini Ali r.a. berkata, “Berbicaralah kepada manusia sesuai dengan  kadar  pengetahuan  mereka.  Tinggalkan apa yang tidak cocok dengan akal pikiran mereka.  Apakah  engkau  menghendaki mereka mengatakan sesuatu yang bohong terhadap  Allah dan rasul-Nya?”

Ada banyak materi dalam mata kuliah IAD yang membuka cakrawala mengapa sesuatu itu haram dan halal. Misalnya tentang bayi tabung, mengapa ulama sepakat hal ini dibolehkan dan dalam batasan yang bagaimana? Seseorang akan bisa mengatakan halal dan haram jika mempunyai ilmu tentang hal tersebut. Begitu juga dengan banyaknya masalah lingkungan yang terjadi disekitar kita. Para da’i dan guru agama pun bisa berperan penting dalam usaha menjaga lingkungan hidup. Tapi peran tersebut akan terlaksana dengan baik jika mereka punya ilmu tentang sunatullah yang terjadi dialam. Itulah diantara banyak alasan mengapa mahasiswa PTAI  perlu mendapatkan materi perkuliahan ini.

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s