Ketika Kegemaran Menjadi Solusi

Hari gini tidak punya facebook? Apa kata dunia….
begitulah kira-kira ungkapannya, jika ada siswa atau mahasiswa yang belum mempunyai akun facebeook dikomentari oleh teman-temannya.

Jika seorang pelajar terlalu asyik dengan facebook, maka biasanya dia akan lalai dengan tugas sekolahnya atau tugas kuliahnya. kalau sudah demikian bisa ditebak, hasil belajarnya akan melorot, terjun bebas.

begitu juga dengan mahasiswa atau pekerja kantoran sekalipun. Jika sudah asyik dengan facebook, kerja menjadi terbengkalai.

kondisi ini tidak bisa dipungkiri. Banyak terjadi disekitar kita.

banyak yang menyukai facebook. dari anak-anak hingga orang dewasa. di Indonesai, pengguna facebook sudah lebih dari 64 juta orang. akan meningkat setiap tahunnya. pengguna terbanyak adalah usia 18 hingga 24 tahun.

Wow, usia yang produktif sekali.

Jika dilarang penggunaannya justru tidak baik.

justru yang baik itu sesuatau yang disukai dimanfaatkan sebear-besarnya untuk hal yang positif.

jika selama ini hanya untuk sekedar curhat, cuci mata lihat status orang lain, atau hanya sekedar catting.  Sekarang orang sudah banyak menggunakan facebook untuk dakwah bahkan jualan.

kita yang bergerak didunia pendidikan juga harus memanfaatkan facebook untuk hal yang bermanfaat. fasilitas catting pada grup facebook bisa dimanfaatkan untuk diskusi secara online dengan siswa atau mahasiswa kita.

bagaimana facebook bisa digunakan dalam pembelajaran, pembaca bisa menemukan jawabannya pada tulisan saya yang dimuat di jurnal At Ta’lim.

Selamat membaca, semoga bermanfaat.

http://journal.tarbiyahiainib.ac.id/index.php/attalim/article/view/92

The Use of Facebook in Blended Course in Teacher Training College

Milya Sari

ABSTRACT

Future educational challenges are related to technology, especially information and communications technology (ICT). The ICT has a very big influence to the learners. Many students have already used social media ‘facebook’ and ‘twitter’, but not so with their teachers. The rapid globalization and ICT development requires a change in attitude and mindset of teachers and students, including in Teacher Training College (LPTK). A good approach is to integrate technology with education through blended learning models (BLM), that is learning that combines face-to-face learning activities and learning online through social media facebook. One of the advantages of BLM is to improve the interaction between learners, between learners and educators, and learners with different learning resources anytime and anywhere without being limited by space and time.

KEYWORDS

Blended Learning Model, Facebook, LPTK

FULL TEXT:

PDF

REFERENCES

Berita Diktis. (2014). Direktur Diktis Sorot Elearning untuk Peneingkatan Kualitas Pembelajaran dI PTAI. Error! Hyperlink reference not valid.. Diakses 2 Juli 2014.

Carman, J.M. (2005). Blended Learning Design, Five Key Ingredients.

Comey. W.L. (2009). Blended Learning and the Classroom Environment: A Comparative Analysis of Students’ Perception of the Classroom Environment across Community College Courses Taught in Traditional Face-to-face, Online and Blended Methods. (Disertation). The Faculty of The Graduate School of Education and Human Development of The George Washington University in partial fulfillment of the requirements for the degree of Doctor of Education

Darmansyah. (2010). Pembelajaran Berbasis Web. Teori, Konsep dan Aplikasi. Padang: UNP Press

Discoll, M. (2002). Blended Learning: Let’s Get Beyond the Hype.

Eggen. Paul., dan Kauchak. Don. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran, Mengajarkan Konten dan Ketrampilan Berpikir. Edisi 6. Jakarta: Indeks.

Graham, C.R. (2005). Blended Learning System. Definisi, Current, and Future Directions. dalam The Hand Book of Blended Learning

Herawati. (2011). Blended Learning untuk Menyiapkan Siswa Hidup di Abad 21. Makalah Seminar Nasional 2011, Pengembangan Pembelajaran berbasis Blended Learning. Universitas Negeri Malang.

Herlanti, Y. (2012). Pemanfaatan Media Sosial dalam Pembelajaran Sains Berbasis Isu Sosiosaintifik. Tabloid Aksara Edisi 54-56 Februari -April 2012. Tersedia online di http:yherlanti.wordpress.com. di akses Juli 2012

Nurkamid, Mukhamad., Dahlan, Moh., Susanto, Arief., & Khotimah, Tutik. (2010). Pemanfaatan Aplikasi Jejaring Sosial Facebook untuk Media Pembelajaran. (hasil penelitian) tersedia di http://eprints.umk.ac.id/92/1 /pemanfaatan aplikasijejaring sosial.pdf. di akses 14 Agustus 2012.

Prasetiyo, N. (2011). Membangkitkan Semangat Belajar Siswa Melalui Jejaring Sosial Facebook. Makalah pada Seminar SEM VII; Pemanfaatan Facebook Sebagai Media Pembelajaran IPS. Tersedia di http://id.scibd.com.doc/ 50006317/ADA-APA-DENGAN-FACEBOOK. diakses 20 okt 2012

Ragaputhi, Kiruthika. (2011). Facebook for Taeching and Learning : By Dr Erik Mobrand. Teknologi in Pedagogy, No.1, April 2011. National University of Singapore.

Rusman, Kurniawan, D., Riyana, C. (2011). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa.

Rusman. (2011). Model-model Pembelajaran, Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa.

Saikaew, K.R. Krutkam, W. Pattaramanon, R. Leelathakul, N., Chaipah, K., Chaosakul. (2010). Using Facebook As A Supplementary Tool For Teaching and Leraning. Thailand.

Silberman, Melvin L. (2006). Active Learning, 101 cara belajar siswa aktif. Bandung: Nusamedia.

Sukarno. (2011). Blended Learning Sebuah Alternatif Model Pembelajaran Mahasiswa Program Sarjana (S-1) Kependidikan Bagi Guru Dalam Jabatan. Program PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.

DOI: http://dx.doi.org/10.15548/jt.v21i2.92

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s