INTEGRASI IMTAQ DAN IPTEK DALAM MATA KULIAH ILMU KEALAMAN DASAR (IKD/ IAD)

Milya Sari

ABSTRACT

Studying science and technology should not lead Moslems to atheism. Conversely, the more Moslems study science and technology, they more they realize the existence of “the All Controller” of the universe. In fact, Islam encourages its believers to seek for both science and technology based knowledge (aqliyah) and faith based ones (naqliyah). The improvement on faith (imtaq) can well realized through the mastery on science and technology.  These two fields are not standing alone or even against one another. In fact, they should in a good integration. Such integration can be implemented through a subject called Ilmu Alamiah Dasar (Basic Science). Through learning and understanding the perfect creation of Allah, one will improve his/her faith and in turn get closer to Him.

Kata Kunci: integrasi, imtaq, iptek, ilmu kealaman dasar

FULL TEXT:

PDF

REFERENCES

Baiquni Ahmad, 1997. Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Kealaman. Dana Bhakti Primayasa. Yogya-karta.

Ara Hidayat. 2002. Peran Guru IPA Biologi dalam Menbudidayakan Hidup Sehat, Pembelajaran Ter-padu untuk Menunjang Pendidikan Kewarganegaraan. Abstrak Thesis Program Studi Pendidikan Umum, PPs UPI lulusan tahun 2002. http://www.upi.org. Diakses Desember 2007.

Asep Nur Zaman. 2003. Pendidikan Islam Keluar dari Suasana Kolot. Koran Republika. Senin 6 Januari 2003.

Dedi Supriadi. 2004. Membangun Bang-sa Melalui Pendidikan. Remaja Rosda Karya. Bandung.

Dit. Jen. Dikti, Depdiknas, 2001, Ilmu Alamiah Dasar, Jakarta.

Dit.Jen.Dikti, Depdiknas, 2004, Modul Acuan Proses Pembelajaran Mata-kuliah Berkehidupan Bermasya-rakat: Ilmu Sosial dan Budaya Dasar & Ilmu Alamiah Dasar, Jakarta

Departemen Pendidikan dan Kebudaya-an RI. Direktorat Jendral Pen-didikan Dasar dan Menengah (1996). Naskah Keterkaitan 10 Mata Pelajaran di SMU dengan Imtaq. Jakarta, Bagian Proyek Peningkatan Wawasan Kepen-didikan Guru agama. Jakarta

Harun Yahya, 2000. Menyingkap Rahasia Alam Semesta. http:// http://www.geocities.com/pakdenono. Diakses Juni 2007.

Hamka. 1987. Pelajaran Agama Islam. Cet. Ke 9. Bulan Bintang. Jakarta

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 232/ U12090 tentang Pedoman Pe-nyusunan Kurikulurn Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 0451U/2002 tentang Kurikulurn Inti Perguruan Tinggi

Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan tinggi, Depcliknas Nomor 30/ DIKT1/Kep/2003 tentang Ram-bu rambu Pelaksanaan Mata-kuliah Berkehidupan Bermasya-rakat di Perguruan Tinggi

Keputusan Dir Jen Dikti, Depdiknas Nomor 44/DIKT1/Kep/2006 ten-tang Rambu rambu Pelaksanaan Kelompok Matakuliah Berke-hidupan Bermasyarakat di Per-guruan Tinggi

Milya Sari. 2004. Reorientasi Pen-didikan Sains pada Lembaga Pendidikan Islam. Al-Ta’lim. Vol. XI No 16. th 2004. IAIN Imam Bonjol Padang.

Syaifuddin Sabda. 2006. Model Kuri-kulum Terpadu Iptek dan Imtaq, Desain, Pengembangan dan Im-plementasi. Quantum Teaching. Jakarta.

Tim Penulisan Buku Sains, 1981. Zat dan Energi, Buku Pelajaran Ilmu Alam untuk SMP kelas 1. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Balai Pustaka.

Yusuf Qardawi, 2006. Fiqih Prioritas. http://www.geocities.com/pakdenono. Diakses Juni 2007

Zainuddin Sardar (1996). Jihad in-telektual, Merumuskan Paramiter-Paramiter Sains Islam, Terjemah-an AE Priyono, Risalah Gusti, Surabaya.

_______________________________

Ini adalah tulisan dalam jurnal TA’dib STAIN Batusangkar. jika ingin membaca lebih lanjut silahkan kunjungi. http://ojs.stainbatusangkar.ac.id/index.php/takdib/article/view/142

terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s