Ada apa dengan Biologi?

ya,  mengapa harus mempelajari biologi?

Firman Allah SWT dalam Q.S. Al Ghasyiyah,88 : 17-20 menyatakan:

Apakah mereka tidak memperhatikan Unta, bagaimana ia diciptakan? Dan, langit bagaimana ia ditinggikan. Dan, gunung bagaimana ia ditegakkan. Dan, bumi bagaimana ia dihamparkan.

Mengapa mesti Unta? (ada apa dengan unta), ternyata dari hasil penelitian unta memiliki banyak sekali keistimewaan;

  1. Merupakan satu-satunya binatang berukuran besar yang sanggup hidup di gurun pasir dengan suhu 55°C.
  2. Mampu berjalan jauh dengan sedikit air/minum
  • mampu hidup 8 hari pada suhu 55°C tanpa makan dan minum
  • mampu minum 130l dalam sekali minum, atau selama 10 menit bisa meminum air sebanyak 1/3 berat badannya
  • air disimpan dalam punuknya dalam bentuk lemak
  1. System pencernaannya dirancang sesuai dengan kondisi gurun pasir yang banyak tanaman kering dan berduri
  • Gigi dan mulutnya dirancang khusus sehingga unta bisa memakan duri tajam dengan mudah
  • Perutnya dirancang khusus sehingga kuat untuk mencerna hampir semua tumbuhan digurun pasir
  1. Mata unta dirancang khusus untuk menghadapi debu dan butiran pasir pada saat terjadi badai pasir
  • Kelopak matanya tranparan / tembus cahaya, sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup
  • Bulu mata panjang dan tebal mencegah masuknya debu ke dalam mata
  1. Hidung unta dirancang khusus untuk menghadapi badai pasir, ketika datang badai ia menutup hidungnya dengan penutup khusus.
  2. Kakinya dirancang khusus untuk berjalan di pasir
  • Telapak kakinya lebar sehingga bisa menahannya untuk tidak tenggelam ke dalam pasir
  • Kakinya panjang, sehingga tubuhnya jauh dari permukaan pasir yang panas membakar di bawahnya

7   Tubuhnya ditutupi oleh rambut lebat dan tebal, fungsinya melindungi unta dari sengatan matahari di sinag hari dan suhu padang pasir yang dingin membeku pada malam hari

  1. Adanya  lapisan kulit pelindung yang tebal pada beberapa bagian tubuhnya yang langsung bersentuhan dengan permukaan tanah saat ia duduk di pasir yang amat panas sehingga kulit unta tidak terbakar.

 

Maka renungkalah firman Allah SWT dalam Q.S Ali Imran, 3 : 190-191:

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang berakal, (yaitu) orang-orang yang menginat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan terbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tiadalah engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha suci engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

 

Kita disuruh untuk mempelajari ciptaan Allah dengan ilmu pengetahuan, dan ilmu pengetahuan yang behubungan dengan organisme atau benda hidup adalah biologi. Biologi dipelajari dengan penelitian, interpretasi, hipotesis, dan eksperimen. Mempelajarinya tidak terbatas hanya dilaboratorium saja, tetapi dapat dilakukan dimana saja.

 

Biologi merupakan ilmu pengetahuan (science) yang mempelajari tentang perihal kehidupan sejak berjuta tahun yang lalu hingga sekarang dengan perwujudan dan kompleksitasnya, dimulai dari sub-partikel atam hingga interaksi antar makhluk hidup dan bagaimana hubungannnya dengan lingkungannya (ekosistem)

 

Mengapa kita mempelajari biologi?

  1. Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang diperlukan untuk menafsirkan ayat-ayat alqur’an yang berhubungan dengan benda hidup adalah biologi.

b.   Untuk mengetahui lebih banyak tentang diri kita sendiri dan bumi yang kita huni. Dengan kedalaman ilmu kita tentang alam semesta (beserta isinya) semakin menjadikan kita memahami kebesaran Allah dan bertakwa kepada-Nya. Sebagaima firman Allah SWT dalam Q.S. Fushilat ayat 53:

“Akan Kami perlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap penjuru alam dan dalam diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Quran itulah yang benar’.

Dengan demikian kita tidak termasuk orang mengaku beriman, yang membaca dan mempelajari dan meneliti ciptaan Allah, akan tetapi pada saat yang sama hati kita tertutup dan berpaling sehingga melupakan siapa Pencipta yang sesungguhnya, seperti firman Allah dalam Q.S. Yusuuf,12 : 105:

“Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka   lalui , sedang mereka berpaling darinya.”

 

c. Kita bisa menjawab masalah-masalah yang melibatkan prinip-prinsip biologi dan kesejahteraan manusia, seperti; penggunan makanan tambahan (aditif), obat, insektisida, penyinaran (radiasi), rekayasa genetika, dan cara-cara pengendalian populasi. Apakah hal-hal di atas membawa peningkatan atau penurunan terhadap nilai-nilai kehidupan kita.

 

Agar bisa menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan :

  1. pemahaman yang jelas mengenai nilai-nilai yang patut dilindungi dan dikembangkan dalam kehidupan kita. Ini memerlukan telaah huamniora; sejarah, agama, filsafat, kesuasatraan dan budaya
  2. pengtahuan tentang azas-azas fisika, kimia dan biologi yang mendasari kehidupan kita. Ini membutuhkan pengetahuan tentang IPA salah satunya biologi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s