Keajaiban di sekitar kita

STRUKTUR DAN FUNGSI TUMBUHAN

Catatan Milya,

Sama seperti manusia, begitu kita lahir kita belum tahu apakah nanti akan jadi guru, polisi, presiden, dokter dll. Seperti juga pada sel tumbuhan, begitu sel selesai membelah belum jelas (dalam pandangan manusia) apakah sel ini akan menjadi jaringan pelindung, jaringan dasar (parenkim), jaringan penguat, jaringan pengangkut atau idioblast. Sehingga pada fase ini dinamakan dengan fase embrional (jaringan embrional).

Pada hewan dan manusia, setelah terbentuk zygot dan sel-sel terus membelah sampai pada fase embrional, juga belum jelas apakah sel ini akan jadi/membentuk organ mata, jantung, paru-paru, jari-jari tangan atau kaki, pembuluh darah, dsb.

Dengan kita mempelajari materi ini, kita jadi tahu bahwa tumbuhan pun telah disusun dalam bentuk yang sangat sempurna untuk mendukung perannya sebagai produsen makanan bagi mahluk hidup didunia. Mulai dari tingkat sel, organel-organel yang ada padanya, seperti plastida benar-benar sebuah mesin canggih, pabrik yang bisa menghasilkan makanan dari bahan-baha sederhana dan O2 di dunia, pabrik yang tidak pernah ada polusinya. Tidak perlu labor kimia denan peralatan yang canggih serta ruangan yang luas untuk mengasilkan makanan dalam bentuk karbohidrat, protein dan lemak serta O2. Cukup dengan satu organel kecil yang bernama plastida yang oleh manusia hanya bisa dilihat strukturnya dengan bantuan mikroskop, semua proses canggih tersebut bisa terlaksana, Masya Allah.

Begitu juga pada tingkat jaringan dan organ. Pada tumbuhan berkayu yang tingginya bisa mencapai puluhan meter dari permukaan tanah, telah dipersiapkan sebuah jaringan pengangkut yang mempunyai sifat seperti pipa kapiler terutama pada batangnya. Dengan cara ini air bisa naik bermeter-meter bahkan sampai ke puncak pepohonan di hutan untuk mendukung terlaksananya proses fotosintesis yang terjadi di daun.

Seandainya tidak ada air yang akan dibawa oleh akar tumbuhan ke daun apa yang akan terjadi?, yang pertama tentu saja tumbuhan menjadi layu. Kedua, proses fotosintesis terganggu. Selanjutnya jika krisis air pada tumbuhan terus berlanjut maka tumbuhan akan mati, akibatnya suplai O2 dan produksi makanan jadi berkurang. Jadi apakah yang bisa diperbuat oleh manusia jika tumbuhan tidak ada?

Disamping itu, tumbuhan mempunyai system perakaran yang berkembang secara ekstensif (luas) dengan banyaknya akar di dalam tanah. Dengan system yang demikian tumbuahn di hutan mampu menahan air dan tanah sehingga tidak terjadinya banjir dan erosi sewaktu musim hujan. Dan pada saat musim kemarau daerah sekitar hutan tidak akan kekeringan karena deposit air yang tersimpan dalam tanah masih cukup banyak untuk mengairi perairan yang ada di hutan yang keluar melalui mata air. Apa yang akan terjadi jika daerah berbukit-bukit sudah tidak lagi ada hutannya? Yang pasti manusia tinggal menunggu bencana yang akan terjadi akibat perbuatannya sendiri.

UNTUK MELESTRIKAN HIDUPNYA tumbuhanpun melakukan reproduksi baik secara aseksual dan seksual. Seandainya tumbuhan hanya bisa memperbanyak diri dengan cara seksual saja (biji), tentu manusia membutuhkan waktu yang lama untuk membudidayakannya. Pada pohon buah-buahan tentu lama sekali menunggu pohon tersebut berbuah.

Masya Allah, dengan keistimewaan struktur yang dimilikinya salah satunya kambium (jaringan meristem lateral) memungkinkan kita memperbanyak tumbuhan tersebut dengan cara aseksual (stek, cangkok, dan okulasi). Bahkan sekarang tumbuhan bisa diperbanyak dengan jalan kultur jaringan. Cukup dengan mengambil sedikit saja bagian tanaman muda, maka bisa dihasilkan bibit baru dengan sifat yang baik dalam waktu yang sangat singkat.

Jadi sebagai kalifah dimuka bumi, kita manusia harus mengetahui bagaimana kehidupan mahluk lainnya dimuka bumi, karena dengan mengenalnya kita bisa menjaganya dan pandai mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s